Header Ads

Semua Tentang Batak - Batak Network

Mencerna Istilah Kalimat "Gak Nyambung"

BECAKSIANTAR.COM - Tahukah Anda bahwa Istilah Kalimat "Gak Nyambung" sering kali kita mendengarnya, dan hal itu terjadi (kalimat "gak nyambung") keluar dari mulut kita atau lawan bicara kita disebabkan karena pembicaraan salah satu pihak tidak masuk akal atau tidak berkenaan di telinga kita saat pembicaraan berlangsung.

Mencerna Istilah Kalimat "Gak Nyambung"

Kalimat "Gak Nyambung" ini sudah menjadi bagian dari obrolan setiap harinya.

Walau kami bukan ahli atau pakar bahasa, kami akan mencoba untuk mengajak Anda mencari tahu seperti apa itu kalimat "Gak Nyambung".

Bila kita menelusuri dari perbendaharaan Bahasa Indonesia, istilah kalimat "Gak Nyambung" merupakan Bahasa Indonesia non / tidak baku. Yang dimaksud dengan Bahasa Indonesia Tidak Baku adalah pemakaian bahasa Indonesia yang tidak benar (tidak resmi) tetapi sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Istilah kalimat "Gak Nyambung" merupakan sebuah kalimat yang hanya digunakan dalam sehari-hari dan di tempat yang tidak resmi.

Yang menjadi permasalahannya sekarang adalah kalimat "Gak Nyambung" bisa juga menjatuhkan lawan bicara. Karena setiap lawan bicara kita mengatakan sesuatu, ujung-ujungnya yang keluar dari mulut kita ya kalimat "Gak Nyambung" itu. Itulah sisi negatif menggunakan kalimat "Gak Nyambung".

Tapi bila kita cermati, istilah kalimat "Gak Nyambung" keluar dari mulut kita karena lawan bicara kita adalah seseorang yang LOLA (loading lambat) atau lambat untuk mencerna apa yang sedang dibicarakan.

Tahukah Anda bahwa kalimat "Gak Nyambung" ini berhubungan erat dengan istilah kalimat "Capek Deh" dan kalimat "Oh gitu", atau "oh gitu toh".

Penggunaan kalimat "Capek Deh" ketika kita menjelaskan sesuatu kepada lawan bicara kita, dari A sampai Z, dari cerita yang "Gak Nyambung" tadi agar lawan bicara kita "nyambung / ngerti", tapi lawan bicara tidak ngerti-ngerti juga, maka istilah kalimat "Capek Deh" akan muncul dari mulut kita.

Sebaliknya, bila kita menjelaskan sesuatu kepada lawan bicara kita sampai sedetai-detailnya dan akhirnya si lawan bicara berubah dari "Gak Nyambung" menjadi "Nyambung . ngerti" maka lawan bicara kita akan berkata "Oh Gitu".

Dari penjelasan singkat di atas, saya bisa menyimpulkan bahwa baiknya gunakanlah istilah kalimat "Gak Nyambung" pada tempatnya. Bila kita tidak mau disebut Oon alias si tukang "Gak Nyambung" sebaiknya setiap penbicaraan antara sesawa kawan baiknya kita memperhatikn alur pembicaraan dengan baik, dengan begitu kita akan saling "Nyambung".

Btw, tulisan ini "Nyambung Gak Yah".... Semoga bermanfaat. Salam Sejahtera. Horas. [BS]

Tulisan ini berdasarkan aspirasi yang didapat dari kawan Group Anak Siantar (GAS) yang bernama: Leo Pasih Pabricio Sihombing Anggota Group Facebook GAS (Group Anak Siantar).
loading...

No comments

Berkomentarlah Sesuai Topik. Jangan pasang link atau link tersembunyi di dalam komentar, karena akan kami hapus (pilih Name/URL bila ingin menuliskan URL / Link anda). Kami tidak betanggung jawab Isi komentar anda, oleh karena itu, berlakulah sopan.

Powered by Blogger.