Header Ads

Semua Tentang Batak - Batak Network

Inilah Pengakuan Yunus Timotheus Mundur dari Pencalonan Walikota Siantar

BECAKSIANTAR.COM - Pendaftaran Calon Walikota Siantar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Jalur Independent yang dilakukan oleh KPUD Kota Siantar telah berlalu, yaitu Senin (15/6/15) lalu. Ada yang menarik dari Proses pendaftaran Calon Walikota Siantar tsb. Dimana salah satu Bakal Calon (Balon) yaitu pasangan Yunus Timotheus dan Oslyne Pasaribu mengundurkan diri karena sesuatu hal.

Inilah Pengakuan Yunus Timotheus Mundur dari Pencalonan Walikota Siantar - Baliho Pasangan Yunus Timotheus dan Oslyne Pasaribu yang terpajang di pusat Kota Siantar
GAS
Baliho Pasangan Yunus Timotheus dan Oslyne Pasaribu yang terpajang di pusat Kota Siantar

Secara mengejutkan, Balon Walikota Yunus Timotheus, Rabu (17/6/15) dua hari setelah pendaftaran ditutup, memberitahukan alasan beliau kenapa mengundurkan diri dari pencalonan Pilkada Kota Siantar. Simak selanjutnya di bawah ini seperti yang dipaparkan melalui Media Sosial Facebook Group Anak Siantar (GAS).

Inilah Pengakuan Yunus Timotheus Mundur dari Pencalonan Walikota Siantar

MAJU atau BERHENTI???
Sejak tahun 2013 saya sudah bolak balik Bandung-Siantar guna mempersiapkan diri mengikuti Pilkada. Periode September-Desember 2103 saya mengadakan pendekatan terlebih dahulu ke beberapa saudara, kawan dan relasi di Siantar dan Medan. Periode Januari-Desember 2014 dan Januari 2015-Februari 2015 saya mengadakan Seminar di berbagai sekolah dan Perguruan Tinggi di Siantar yang dihadiri lebih dari 5000 peserta, kotbah di berbagai Gereja dan Persekutuan Doa, mengadakan acara Bintang Siantar Hebat dll. Maret 2014 lebih intensif mempersiapkan Tim Sukses dan puncaknya 9 April 2015 mendeklarasikan diri sebagai Balon Walikota Siantar 2015-2020 berpasangan dengan Oslyne Pasaribu sebagai Balon Wakil Walikota, sekaligus melakukan acara peresmian Posko di jalan Sarinemba 27.

Mulai 10 April kami membentuk anggota Tim Relawan yg bertugas mengumpulkan foto copy KTP masyarakat dengan prinsip tidak mau MEMBELI KTP atau MEMBAYAR Rp 1 pun untuk setiap KTP. Kami mau mendapatkan dukungan KTP secara sukarela dan ikhlas demi untuk mewujudkan Siantar Hebat yang bersih dari KKN, bersih dari praktek suap, Pelayanan Kesehatan, Pendidikan dan Pelayanan Publik yg Hebat.

Mulai 30 April 2 buah Bilboard di Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka dipasang. Photo pasangan Yunus Timotheus dan Oslyne Pasaribu dengan tagline MENGANDALKAN DOA, BUKAN DUIT mulai terpampang dan dilihat/dibaca oleh masyarakat Siantar. Setelah itu 50 buah spanduk dipasang di berbagai sudut kota. Ada pro kontra dengan isi tagline kami. Ada yang memuji dan mengapresiasi, ada juga yang melecehkan dan menghina.

Pengumpulan KTPpun dimulai..... Semua bergerak, baik pasangan Balon Walikota dan Wakil Walikota, Tim Sukses dan Tim Relawan. Pada saat kami turun ke lapangan kami mendengar ada Balon yang membeli/membayar Selembar KTP seharga 10 ribu, ada yang 20 ribu, dan mendekati tanggal 11 Juni harga KTP ada yang sampai 100 ribu per KTP (fantastis.....).

Ada beberapa cara kami dalam mengumpulkan KTP ini, misalnya dengan door to door mengetuk pintu rumah rakyat, memperkenalkan diri dan kemudian menanyakan apakah mereka bersedia memberikan KTPnya secara sukarela. Ada banyak yg menolak ketika tahu bahwa kami tidak mau memberikan imbalan uang. Tapi banyak juga yg bangga karena bisa langsung berhadapan dengan Balon Walikota dan Wakil Walikotanya. Menurut mereka biasanya yang menemui mereka hanya TS saja, Balonnya gak turun kelapangan meminta KTP. Jadi masuk ke gang keluar gang, ketempat yang jalannya berlumpur seperti di daerah Gurilla, sudah menjadi pekerjaan sehari-hari kami setiap hari dari pagi sampai malam. Banyak juga yang heran, kok mereka gak bawa "pengawal" atau membawa rombongan ya?

Mendekati hari penyerahan dukungan KTP (11-15 Juni) kami mendapati fakta sbb:

1. Jumlah KTP yang kami kumpulkan tidak mencukupi sesuai yg dipersyaratkan oleh KPU.

2. Ada beberapa pihak yang menawarkan KTP, ada yang 5000 KTP, ada yang 15.0000 dan ada yang menawarkan 25.000 KTP. Semuanya tentu dengan meminta imbalan.

3. Kami membaca di media cetak dan media online, ada 9 pasangan Balon Perorangan yg berencana akan mendaftar ke KPU, termasuk Incumbent yg juga sudah memberangkatkan rombongannya untuk mendaftar pada tanggal 15 Juni tetapi akhirnya batal mendaftar.

Kami mulai menganalisa. Kalau ada 9 pasangan yang memiliki masing2 25 ribu KTP, jumlahnya adalah 225 ribu KTP. Padahal jumlah DPT hanya 190 - 200 ribu saja. Sudah dapat dipastikan ada banyak KTP ganda. Apalagi kalau kami memaksakan diri untuk ikut "membeli KTP" hanya untuk sekedar bisa mendaftarkan diri ke KPU, berarti akan semakin banyak KTP ganda yang beredar!!!!!

Oleh karena itu kami memutuskan:
1. Kami tidak mau ikut daftar ke KPU kalau tidak punya 24 ribu KTP murni

2. Kami tidak mau membeli KTP hanya untuk sekedar bisa memenuhi persayaratan mendaftar (asal ada uang, KTP datang)

3. Lebih terhormat berhenti dari pencalonan saat ini dari pada ikut2an daftar dengan KTP abal2 dan akhirnya tersingkir juga pada saat diumumkan oleh KPU.

4. Kami tetap datang ke KPU di hari terakhir penutupan. Bukan untuk menyerahkan KTP dukungan melainkan untuk mempertanggung jawabkan amanah rakyat yang sudah memberikan KTPnya secara ikhlas kepada kami. Kami mengadakan konferensi pers di kantor KPU di depan belasan wartawan, menjelaskan mengapa kami berhenti. Kami juga memberikan 5 tangkai bunga mawar kepada 5 Komisioner KPU lewat upacara resmi sebagai tanda terima kasih dan mendukung KPU Siantar menyelenggarakan Pilkada yang Bersih, Jujur dan Fair.

Bagi kami tidak ada istilah gagal, karena kami masih terus memikirkan langkah2 konkrit yang bisa kami lakukan dikemudian hari untuk bisa memberikan kontribusi bagi pembangunan kota Siantar.

Sebelum saya akhiri postingan ini, kami ingin bertanya kepada kawan2 sekalian. Seandainya kalian yang menjadi kami, apakah kalian akan tetap Maju atau Berhenti seperti yang kami lakukan?

Terima kasih, Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Salam Siantar Hebat.

Demikian Pengakuan Yunus Timotheus Mundur dari Pencalonan Walikota Siantar.***
loading...

No comments

Berkomentarlah Sesuai Topik. Jangan pasang link atau link tersembunyi di dalam komentar, karena akan kami hapus (pilih Name/URL bila ingin menuliskan URL / Link anda). Kami tidak betanggung jawab Isi komentar anda, oleh karena itu, berlakulah sopan.

Powered by Blogger.