Header Ads

Semua Tentang Batak - Batak Network

[Puisi] Balada Anak Siantar

BECAKSIANTAR.COM - Kali ini, kita akan membaca Puisi yang berjudul Balada Anak Siantar karya Anak Negeri, Saudaraa Saut Donatus MHM Parjalpis, Siantarcity.

[Puisi] Balada Anak Siantar

Balada Anak Siantar

Haii..aku ini anak Siantar..
Merantau ke Jakarta kota yg besar..
Cita-cita pengen jadi penyanyi tenar...
'Pinomat' jadi bintang pilem layar lebar...
Nyatanya semua mimpi buyar...
Anak Siantar harus belajar sabar...

Haii..aku ini anak Siantar..
Pernah hidup di terminal dan pasar...
Mengejar receh dari para saudagar sangar...
Teguhkan hati, tak perlu gusar...
Life goes on, janganlah gentar..
Anak Siantar tak takut tepar...

Haii..aku ini anak Siantar...
Tubuhku imut, tidaklah kekar...
Kepal tinjuku tidaklah besar..
Jika diukur cuma seukuran takar..
Nyali tak kecut, tak perlu gentar...
Karena aku anak Siantar..

Haii..aku ini anak Siantar..
Tak suka berlaku kasar..
Apalagi sampai bersikap kurang ajar..
Ada yang jual, ‘gak usah ditawar..
Kepalkan tangan, siap menghajar..
Namanya juga anak Siantar..

Haii..aku ini anak Siantar..
Yang berusaha hidup baik dan benar..
Maju tak gentar, mundur gemetar..
Hadapi orang, tak perlu gentar..
Hadapi Tuhan, barupe "mabiar"..
Itulah prinsipku anak Siantar...

Haii..aku ini anak Siantar..
Kelemahanku cuma perut yg sudah lapar..
Piaraan di perut gak bisa nunggu sebentar..
Telat sedikit aja, ususku ditampar-tampar..
Udahan ya..capek juga berkoar-koar..
Apalagi tidak ada yang bayar...

Ingat! Aku Anak Siantar...

‪==============================================

#‎BALADA‬_ANAK_SIANTAR
Salam Tabik Erat,
Saut Donatus MHM Parjalpis, Siantarcity

NB: Puisi #‎BALADA‬_ANAK_SIANTAR ini telah mendapat ijin dari Penulis untuk di publikasikan di BecakSiantar.com.
loading...

No comments

Berkomentarlah Sesuai Topik. Jangan pasang link atau link tersembunyi di dalam komentar, karena akan kami hapus (pilih Name/URL bila ingin menuliskan URL / Link anda). Kami tidak betanggung jawab Isi komentar anda, oleh karena itu, berlakulah sopan.

Powered by Blogger.